STIP Jakarta

Jumat, 23 Agustus 2019 23:19

Berita Utama

STIP Menghadiri Rapat PPKBLU

Selanjutnya...
Rabu (31/7), STIP menghadiri  undangan Direktur Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum bertempat di Ruang Rapat Direktorat PPK BLU Gedung Prijadi Praptosuhardjo, Lapangan Banteng Timur.
 
Membahas Indikator Kontrak Kinerja Pemimpin Badan Layanan Umum (BLU)  Tahun 2020, rapat di hadiri langsung oleh Ketua STIP Jakarta, Capt. Marihot Simanjuntak,MM beserta beberapa pejabat yang terkait dengan Penilaian Indikator Kontrak Kinerja  Pimpinan BLU.
Selanjutnya...Selanjutnya...
Perubahan Indikator Penilaian Kinerja tahun 2020 masih dalam proses pembahasan bersama berdasarkan kesepakatan antara Kementerian Keuangan dan Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Perhubungan.
 
Banyak issue yang di munculkan dalam penilaian 2020 ini, seperti diantaranya :
1. IKU berdasarkan outcome based bukan output based,
2. Penelitian yang belum menghasilkan royalti bagi BLU,
3. Utilitas penelitian di arahkan ke dampak dan manfaat bagi masyarakat,
4. IKU HAKI,
5. Sinergi antar BLU belum tercipta,
6. Penilaian IKM pihak eksternal,
7. Kriteria pengabdian masyarakat belum clear,
8. Inovasi layanan,
9. Publikasi BLU masih lemah.
 
Untuk diketahui bersama bahwa dengan adanya Badan Layanan Umum di setiap satuan kerja telah menyumbang APBN terbesar bagi negara. Tidak mudah membangun satuan kerja BLU sehingga diakui beberapa BLU khususnya di bawah Kementerian Perhubungan masih belum optimal dan masih banyak tantangan yang harus di hadapi.
Add a comment
 

PENUTUPAN TRAINING LEGAL, POLICY AND INTERNAL REFORM DI STIP

Selanjutnya...Jakarta 01 Agustus 2019,

Kementerian Perhubungan c.q. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan bekerjasama dengan International Maritime Organization (IMO) menggelar pelatihan mengenai hukum, kebijakan dan reformasi internal atau Legal, Policy and Internal Reform (LPIR).

Pelatihan yang diselenggarakan selama 4 hari, mulai 29 Juli – 1 Agustus 2019, bertempat di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, hari ini ditutup resmi oleh Direktur BP3IP Capt. Weku F Karuntu,MM. mewakili Sesditjend Perhubungan Laut.

Dalam sambutan penutupanya  beliau menyampaikan, “puji syukur karena acara Pelatihan yang  dimaksudkan untuk memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang undang-undang dan peraturan, kebijakan dan reformasi internal terkait implementasi konvensi perlindungan maritim IMO yang menjadi fokus Indonesia pada kegiatan MEPSEAS, yaitu Konvensi Manajemen Air Ballas 2004, Sistem Anti-Teritip 2001, dan MARPOL Annex V terkait pencemaran dari sampah kapal telah berjalan secara lancar dan tentunya telah menghasilkan sebuah rancangan atau draf yang akan bisa dijadikan sebuah acuan dalam melahirkan sebuah aturan baru terkait hal yang di atas."

Dikesempatan ini beliau juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Capt. Marihot Simanjuntak, MM selaku Ketua STIP Jakarta, yang telah menyediakan tempat dan memberikan dukungan  sehingga  kegiatan ini dapat berjalan secara lancar"

Pada  kegiatan penutupan ini  diserahkan juga sertifikat secara simbolis para  kepada peserta.

Selanjutnya...Selanjutnya...Selanjutnya...Selanjutnya...

Add a comment
 

Perjanjian Kerjasama Antara STIP Jakarta dengan Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan

Selanjutnya...(1/08) Jakarta, 31 Juli 2019. 
STIP Jakarta terus mengadakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat, hal ini merupakan salah satu wujud pelayanan dan pengabdian STIP kepada masyarakat. 
Bertempat di IPB Convention Center Botani Bogor Ketua STIP Jakarta Capt. Marihot Simanjuntak, MM yang didampingi oleh Ka. BKU dan Kapus P3M menandatangani Perjanjian Kerjasama Antara STIP Jakarta dengan Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Belawan Bapak Sugeng, tentang penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan pemberdayaan masyarakat.
Kedua belah pihak sangat antusias untuk menjalani kerjasama ini dan berharap bisa berjalan dengan lancer untuk menciptakan sumber daya manusia di daerah Belawan yang memiliki keahlian dibidang pelayaran.
Selanjutnya...Selanjutnya...
Add a comment
 

TINGKATKAN PERLINDUNGAN LINGKUNGAN MARITIM, KEMENHUB-IMO SELENGGARAKAN TRAINING LEGAL, POLICY AND INTERNAL REFORM

Selanjutnya...Jakarta 29 Juli 2019
Kementerian Perhubungan c.q. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan bekerja sama dengan International Maritime Organization (IMO) menggelar pelatihan atau training mengenai hukum, kebijakan dan reformasi internal atau Legal, Policy and Internal Reform (LPIR).
Training yang diselenggarakan selama 4 (empat) hari, mulai 29 Juli – 1 Agustus 2019, bertempat di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta ini dibuka secara resmi oleh Kepala BPSDM Perhubungan, Ir.Umiyatun Hayati Triastuti,M.Sc., dalam sambutan pembukaanya Ka. Badan SDM Perhubungan menyampaikan
Selanjutnya...Selanjutnya...
“Pelatihan ini dimaksudkan untuk memperoleh pemahaman yang lebih jelas tentang undang-undang dan peraturan, kebijakan, dan reformasi internal terkait implementasi konvensi perlindungan maritim IMO yang menjadi fokus Indonesia pada kegiatan MEPSEAS, yaitu Konvensi Manajemen Air Ballas 2004, Sistem Anti-Teritip 2001, dan MARPOL Annex V terkait pencemaran dari sampah kapal” .
Diakhir sambutanya beliau juga  menambahkan  bahwa setelah Indonesia meratifikasi sebuah konvensi internasional dan menjadi bagian terhadap konvensi tersebut, maka pemerintah memiliki kewajiban untuk melakukan internalisasi konvensi tersebut di dalam aturan nasionalnya. IMO melalui Integrated Technical Cooperation Program membantu negara-negara anggotanya untuk melakukan percepatan proses internalisasi konvensi tersebut kedalam aturan dan instrumen nasional di masing-masing negara.
“Output dari training course ini diharapkan dapat membantu unit kerja terkait untuk merumuskan draf
legislasi sehingga kedua konvensi tersebut dalam diimplentasikan secara efektif ”, 
 
Sementara itu, Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Sudiono mengatakan bahwa Indonesia dengan Filipina, Kamboja, Myanmar, Thailand dan Vietnam, yang tergabung dalam Marine Environment Protection of South East Asia Seas (MEPSEAS) yang didukung oleh IMO dan NORAD  menyelenggarakan project MEPSEAS dimaksud untuk 4 tahun periode 2018-2021.
Berdasarkan hasil dari 1st High Level Regional Meeting MEPSEAS pada tanggal 25 - 27 Juni 2018 di Bali, menghasilkan beberapa kesepakatan diantaranya pembentukan National Task Force, Pemilihan konsultan nasional dan menominasikan National Training Institute sebagai wadah pelatihan yang menyelenggarakan program-program pelatihan, training dan workshop di dalam kerangka proyek MEPSEAS.
“Di Level Nasional, STIP sebagai National Training Institute yang telah diusulkan kepada IMO akan menjadi institusi pelaksanaan program-program pelatihan khusus yang menjadi cakupan proyek MEPSEAS, khususnya untuk implementasi 2 konvensi yaitu Ballast Water Management Convention dan Anti Fouling System Convention,” kata Capt. Sudiono.
Sejak ratifikasi Konvensi Sistem Anti Fouling 2014 dan konvensi Pengelolaan Air Ballast masing-masing pada 2014 dan 2015, Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan beberapa peraturan pelaksana. Namun, peraturan tersebut belum diterapkan secara efektif.
 
Capt. Sudiono menegaskan, Indonesia berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan instrumen IMO terkait perlindungan lingkungan laut. Menurutnya, melalui keterlibatan aktif dalam Proyek Perlindungan Lingkungan Laut Asia Tenggara atau MEPSEAS ini, diharapkan dapat mengimplementasikan konvensi yang telah kami ratifikasi secara penuh dan efektif. Pada bulan Mei 2019, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut telah mengirimkan 4 (empat) orang perwakilan untuk mengikuti training terkait LPIR di Singapura dan pada kegiatan hari ini akan ditraining lebih banyak orang lagi.
Pada kesempatan yang sama, Konsultan IMO Guillame Drille mengatakan, pihaknya akan membantu pemerintah Indonesia sepenuhnya agar mampu mengimplementasikan secara efektif berbagai konvensi yang telah diratifikasi, terutama yang terkait dengan keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim seperti implementasi Konvensi Sistem Anti Fouling dan konvensi Pengelolaan Air Ballast.
Selanjutnya...Selanjutnya...Selanjutnya...Selanjutnya...
“Pemerintah Indonesia telah meratifikasi Sistem Anti Fouling dan konvensi Pengelolaan Air Ballast sejak tahun 2014 dan 2015. Melalui training ini, kami akan memberi dukungan dan membantu secara penuh bagaimana cara mengimplementasikannya dengan baik,” tutup Guillame.
Turut hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Arif Toha, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Capt. Sudiono, Kepala Pusat Pengembangan Laut BPSDM Perhubungan, I Nyoman Sukayadnya, Ketua STIP, Capt. Marihot Simanjuntak, Kepala BP3IP, Weku F Karuntu, perwakilan dari Kemenkomaritim serta konsultan IMO Ernesta Swanepoel dan Guillame Drille.
Add a comment
 

Penutupan Diklat Pelaut (DP) I angkatan LII dan Diklat Pelaut (DP) III angkatan XXIX

Selanjutnya...Jakarta 25 Juli 2019.

Bertempat di gedung Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Ketua STIP Capt. Marihot Simanjuntak, MM, dan didampingi oleh para pejabat struktural dan fungsional serta para Dosen pengajar Perwira Siswa, menutup secara resmi kegiatan Diklat Pelaut (DP) I angkatan LII dan Diklat Pelaut (DP) III angkatan XXIX.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Perhubungan dan kemudian dilanjutkan dengan laporan pendidikan yang di sampaikan oleh Capt. Supendi, M.Mtr dan dalam laporannya disampaikan bahwa jumlah peserta diklat keahlian pelaut yang dilantik berjumlah total 102 Pasis yang terdiri dari :

ANT I berjumlah 33Pasis

ATT I berjumlah 24 pasis

ANT III berjumlah 45 Pasis.

Dan seluruh perwira Siswa di nyatakan lulus 100 persen.

Selanjutnya...Selanjutnya...Selanjutnya...Selanjutnya...

Sedangkan dikesempatan yang sama Ketua STIP Capt. Marihot Simanjuntak, MM, dalam sambutanya menyampaikan, "Saya sampaikan ucapan selamat kepada seluruh perwira siswa yang baru saja dilantik hari ini, semoga semua ilmu yang telah didapat selama mengikuti pendidikan di tempat ini dapat bermamfaat dan dapat dikembangkan di dunia kerja, di samping itu juga kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pasis dan keluarganya, yang telah memilih STIP sebagai tempat pelaksanaan pendidikan nya dan seluruh anggota keluarga yang telah memberikan dukungan sehingga para perwira siswa bisa mencapai dan melampaui target yang harus dilalui yaitu lulus 100 persen untuk Ujian Keahlian Pelaut (UKP).

Dan perlu kami sampaikan juga bahwa STIP saat ini telah memiliki dan melengkapi fasilitasnya dengan berbagai keperluan pelaut diantaranya Marlin Tes dan Medical Tes dengan sertifikat berlogo Garuda dan sudah di approval oleh Kementerian Perhubungan. "

Selanjutnya...Selanjutnya...

Diakhir penutup Ketua STIP menambahkan, bahwa pekerjaan Pelaut adalah salah satu pekerjaan mulia dan membanggakan, dan saat ini telah tiba saatnya untuk membaktikan darma bakti anda semua kepada Ibu Pertiwi dan saat ini STIP sedang mencanangkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani(WBBM), Sekali lagi kami ucapkan selamat dan sukses selalu."

Add a comment
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
Halaman 5 dari 148
 
 
 

Hubungi Kami

Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, Jakarta

Jl. Marunda Makmur Cilincing, Jakarta Utara 14150, Indonesia
Phone : (62-21) 8899.1618 (Hunting) | Fax : (62-21) 4483.4345

Layanan Pengaduan STIP Jakarta

HP : 082299888151

E-mail

Admin:

webmasterstip@dephub.go.id

Humas :

humas_stipjakarta.ac.id

Diklat Pelaut:

div_pu@dephub.go.id

Customer Service Loket Pendaftaran Diklat Pelaut

+6281278025411

Kerja Sama Praktek Laut dan Praktek Darat:

ks-pkn@dephub.go.id

Lembaga Sertifikasi Profesi

lsp_stip@dephub.go.id


Web Analytics